Welcome in my mine

Welcome in my mine
Ingin menjadi Wanita paling Bahagia di Dunia dan Akherat karena Ridho Illahi

Holiday Writing Class


             Alarm berbunyi, kulihat jam sudah menunjukkan pukul 05:00,  aku segera bangun dan membantu mamaku untuk membersihkan rumah.Setelah semua selesai, aku bergegas mandi dan bersiap-siap karena hari ini aku akan mengikuti Holiday Writing Class di Klinik Insan Media. Setelah, semua anggota keluargaku sudah bersiap aku berangkat menuju Klinik Insan Media yang bertempat di jalan Badak Raya No.5.
            Pada pukul 08:22, Aku telah sampai di Klinik Insan Media, aku segera masuk dan mendaftar ulang. Disana telah berdatangan peserta untuk mengikuti holiday writing Class.  ada sekitar 11 anak  yang mengikuti dan rata-rata mereka semua masih SD.
            “Assalamu’alaikum Wr.Wb. Yang terhormat kak Fita Chakra dan Adik-adik yang saya sayangi, Puji syukur kehadirat Tuhan karena kita bisa berkumpul disini untuk mengikuti acara holiday writing class. Saya akan membacakan Rundown Acara pada pagi hari ini. Pukul 08:30-09:00, Peserta mendaftar ulang dan mengambil name tag. Pukul 09:00-09:45, Akan diberikan materi oleh kak Fita chakra. Pukul 09:45-10:30, Kita akan berbincang-bincang dengan Keisya,penulis cilik. Pukul 10:30-11:15, Peserta diberi waktu untuk menulis sebuah cerita.Pukul 11:15-12:00, Peserta membacakan cerita yg dibuatnya.Pukul 12:00-12:30, Peserta mendapat makan siang.” Itulah kata-kata yang diucapkan oleh Mbak Isna sebagai MC , untuk mengawali acara ini.
            Saat jam sudah menunjukkan pukul 09:00, Kak Fita Membuka acara itu dengan memberi materi tentang cara menulis yang baik dan benar. Disana kami berkenalan dengan Kak Fita. Kak Fita sudah menulis sekitar 40 buku. Dan kami juga diceritakan tentang pertama kali Kak fita menjadi penulis.
            “Waktu kak Fita kecil, Kak Fita sangat suka menulis. Tetapi,saat itu belum ada Trainer seperti ini. Walaupun begitu, Kak Fita tetap ingin mencurahkan hobi kakak. Kakak selalu menulis tentang cerita anak. Sampai kakak sudah menikah, Baru kakak mulai mengirimkan hasil karya karya kakak kepada penerbit. Dan Alhamdulillah sampai sekarang, kakak telah mempunyai 40 buku.” Cerita Kak Fita.
            Lalu, Kak Fita mulai memberi materi. Dan saat diakhir kami dibuat berkelompok, kami disuruh membuat cerita yang mempunyai kata : Jembatan, angin, goyang, merinding, dan sunyi. Dan  ke-3 kelompok semua sudah menyelesaikannya.
            “itu bisa menjadi paragraph pertama dan bisa dilanjutkan menjadi satu cerita.”Tanggapan Kak Fita.
            Selesailah waktu Kak Fita memberikan materi. Dan sekarang waktunya untuk berbincang bincang dengan penulis cilik,Keisya.
            “Pertama Kali Keisya, terjun kedalam dunia penulis mengikuti Konferensi Penulis Cilik Indonesia (KPCI), Disitu aku membuat cerpen berjudul, TABLET UNTUK ……(kurang lengkap eh, maaf). Lalu, Keisya menulis cerita anak yang berjudul RUMAH AJAIB.”Begitulah cerita Keisya.
            Saat Sesi Tanya-Jawab:
            “Apa yang memotivasi Keisya untuk menjadi penulis cilik?”Tanya Annisa
            “Aku melihat teman sebaya aku yang sudah bisa menulis, aku ingin menjadi mereka.” Jawab Keisya.
            “Apakah dek Keisya pernah merasa bosan dan jenuh saat menulis?”Tanya Kak Fita.
            “Sering sekali.”Jawab Keisya.
            “Berapa buku yang sudah pernah ditulis Keisya?” Tanya Nadia.
            “Sudah 3 buku, dan ada 1 buku yang akan diterbitkan.”Jawab Keisya.
            “Mengapa ingin menjadi penulis ?”Kata Ara.
“Ya, karena aku ingin seperti teman teman keisya yang bisa menulis”Jawab Keisya.
“Apa kesenangan Keisya sebagai penulis?”Tanya Yumna
“Keisya senang kalau para pembaca senang membaca hasil karya keisya,Apalagi kalau hasil keisya sebagai best seller,Keisya sangat senang.” Jawab keisya.
Dan jam menunjukkan pukul  10:30, Waktunya para peserta diberikan waktu untuk membuat sebuah cerpen. Kami diberi 45 menit. Semua sedang memikirkan ide untuk dibuat cerpen.
Setelah 45 menit, Semua sudah selesai menyelesaikan cerpennya, dan waktunya untuk membacakan. Setelah, semua membacakan kak Fita akan memberikan hadiah buku kepada peserta yang memiliki cerpen yang unik.
“Adelia,Yumna,Nonib,Manisha”Kata kak Fita.Merekalah yang mendapat hadiah buku karena menurut kak Fita, cerita mereka unik.
“Tidak usah berkecil hati, cerita kalian semua bagus. Tapi. Kakak memilih cerita terbaik dari yang terbaik.” Kata Kak Fita untuk memotivasi peserta yang tidak terpilih.
Jam sudah menunjukkan pukul 12:00, tiba waktunya untuk makan siang.Tapi tanpa direncanakan, yang sebenarnya waktu untuk makan siang berganti menjadi waktu meet and greet Kak Fita dan Keisya.
Orang tua pun tak ingin kalah oleh anak anaknya.Mereka semua pada bernarsis ria dengan kak Fita dan Keisya.
Hingga jam menunjukkan pukul 12:30, Klinik Insan media, menit demi menit para peserta kembali ke rumah.
Begitulah, suasana selama Holiday Writing Class dilaksanakan.Sekian dan Terima Kasih. :)

2 comments: