Welcome in my mine

Welcome in my mine
Ingin menjadi Wanita paling Bahagia di Dunia dan Akherat karena Ridho Illahi

Saturday, January 17, 2015

KUMPULAN CERITA DAN PUISI INSPIRATIF BY ME

Cerita dan Puisi ini tertuang karena kejadian atau peristiwa yang menginspirasiku untuk menyampaikannya, berharap bisa menoreh harapan bagi yang sedang kecewa, sedih, galau ataupun lelah yang tidak berkesudahan. Berharap ada pelangi dalam setiap mimpi yang tersampaikan.
 


Catatan Kecil :
Cerita ini terinspirasi dari mbok “panggilanku” dan bapak penjaja sprei, dimana keduanya kurang beruntung secara fisik, namun keduanya tetap berjuang untuk kehidupannya. Bapak penjaja sprei ingin mengais rezeki yang halal dan mbok dengan kebaikan hatinya ingin menolong sesama. Dan Allah SWT sudah membuktikan kepada kita bahwa dengan kuasaNYA, mereka bisa menjalankan kehidupannya dengan baik, dengan SENYUM dan KEBAIKAN.
1. MBOK DAN PENJAJA SPREI

Pelajaran berharga yang aku dapat hari ini, 5 Oktober 2013, pukul 08.30 WIB

Pagi ini, aku bertemu dengan seorang laki-laki dan seorang wanita, mereka tidak saling mengenal, laki-laki itu penjaja sprei dan wanita itu seorang pembantu rumah tangga tetangga sebelah rumahku.
Awal cerita , seorang laki-laki ini menunjukkan secarik kertas ke wanita tersebut, namun oleh wanita ini tiba-tiba saja langsung berlari  sambil diikuti oleh penjaja sprei itu dan menghampiriku  lalu bertanya “Bu, alamat ini dimana ? “, spontan aku semakin tidak mengerti dan balik bertanya “maksudnya apa mbok ini {panggilan wanita itu karena aku mengenalnya}, ini loh bu, bapak ini mau kirim barang tapi tidak tahu alamatnya”,aku balik bertanya “alamat apa mbok, ini nggak ada alamatnya, hanya informasi sprei”, dan terlihat penjaja sprei itu senyum kepadaku, sebaliknya mbok kelihatan seperti orang bingung yang sedang kehilangan sandalnya. Di tengah kebingunganku dan mbok, bapak penjaja sprei ini berbicara dengan bahasa isyaratnya, sambil mengeluarkan barang dagangannya, seperti berkeinginan untuk menawarkan barangnya ke saya dengan segala kemampuan yang bapak ini miliki. Ya Alloh, akhirnya kebuntuan ini dapat kupecahkan dan kumengerti, ternyata mereka berdua ini tuna rungu dan tuna aksara atau buta huruf. Ya Alloh, Subhanallah ....hanya itu yang bisa kuucapkan atau speechless lah, bahasa gaul sekarang, sambil memandangi mereka berdua.
Subhanallah, keberuntungan tidak berpihak pada mereka tetapi tidak menjadi kendala buat mereka untuk mencari kebaikan dunia akherat. Penjaja sprei ini mungkin tadinya dengan menunjukkan secarik kertas yang berisikan daftar ukuran dan harga ini ke mbok, nantinya berharap agar mbok bisa membeli 1 atau bahkan lebih dari barang yang dibawa sebagai rezeki halal yang bapak itu dapatkan hari ini,tapi karena mbok mempunyai keterbatasan dirinya yaitu tuna raksa atau buta huruf, sehingga hanya dengan kebaikan hatinya yang menjadi jawaban dan terjadilah hal ini. 
Subhanallah, aku terhenyak dan sadar betapa hal itu tidak pernah terpikirkan, bahkan terabaikan olehku karena berbagai prioritas keinginan yang kadang menyita waktuku.
Mereka sangat sederhana dalam menjalankan hidupnya, dengan keterbatasan yang mereka miliki, mereka masih tetap merasakan arti bahagia, selalu tersenyum, masih mampu melakukan kebaikan kepada sesamanya dan bahkan mungkin masih bisa menunjukkan rasa bersyukurnya dalam kesehariannya atau bahkan punya mimpi.
Ya Alloh, tanpa sadar terucap doa dan bahkan rasa syukur yang mendalam, Alhamdulillah ....bahwa aku masih beruntung, kenikmatan yang terabaikan selama ini ternyata bagi orang lain sangat penting. Mata,telinga,hidung,mulut,tangan,kaki, tubuh yang utuh ini bahkan bisa membacapun adalah kenikmatan yang luar biasa.Syukur Alhamdulillah, Allahuma Aamiin.


Catatan Kecil :
Cerita ini terinsiprasi dari putri kecilku, Annisa Jumhan. Berbekal pada ketulusan hatinya tanpa meminta imbalan apapun, tapi Allah SWT berkehendak lain. Ketulusan hati yang ikhlas tanpa tujuan, tanpa meminta imbalan, dijawab dengan kebaikan yang Allah SWT punya. Dari cerita ini, aku juga semakin yakin bahwa berbuat baik kepada orang lain jika ikhlas dilakukan, InsyaAllah kebaikan akan kita dapatkan, apakah itu langsung ataupun nanti kita terima di akherat kelak.

2. KADO TERINDAH KARENA KETULUSANNYA

Hari ini, Sabtu 12 Oktober 2013 @Semarang
Pelajaran berharga kudapat dari putri kecilku, Annisa Jumhan.

Berbekal dengan ketulusan hati untuk memberi kado Guru PPL di sekolahnya, putri kecilku mendapatkan kado terindah menurutnya.
Kuselalu menganggapnya putri kecilku karena aku tidak ingin kehilangan masa-masa pertumbuhannya yang semakin hari semakin dewasa, dan semakin suka dengan kesendiriannya.
Awal cerita, pada hari itu Sabtu, 28 September 2013 weekend kata orang bilang, selalu kita sempatkan pergi bersama untuk menciptakan kebersamaan. Seperti biasa, putri kecilku selalu ingin ke Gramedia atau toko accesories untuk mencari sesuatu yang dibutuhkan. Sambil kumenunggu begitu lama dan sempat terbesit dalam hati,“Apa sich yang dicari kakak ? kok lama banget”. Akhirnya beberapa menit kemudian kakak keluar sambil menenteng kantong plastik dan tersenyum kecil seperti ada kepuasan dalam hatinya telah mendapatkan sesuatu yang menjadi angan-angannya. Tanpa saya dan papanya bertanya, hanya adiknya yang sesekali nyeletuk,”kok lama to kak {dengan logat semarangnya}, beli apaaan ?”, kakaknya hanya tersenyum.
Besoknya seperti biasa, sebelum berangkat sekolah, kakak selalu meminta uang saku, namun minggu ini ada yang berbeda dengan minggu-minggu sebelumnya, kakak meminta uang sakunya langsung 1 minggu,sambil kubertanya,”tumben kak, untuk apa ?”, kakak menjawab,”ada keperluan ma, tapi tenang nggak minta lagi sampai 1 minggu”. Oke jawabku, tanpa ada pembahasan mendalam, karena kumencoba memberi kepercayaan kepada putri kecilku yang semakin lama semakin beranjak dewasa.

Hari ini, Sabtu 12 Oktober 2013. Terjawab sudah apa yang telah dilakukannya selama ini dan kita sebagai orang tua hanya mengucap syukur,”Alhamdulillah, selalu Engkau jaga hati putri kecilku dengan segala kebaikan yang Engkau miliki..Ya Rabb”.
Pulang sekolah, tiba-tiba ia berlari menuju kamar dan membuka kado yang didapat dari Guru PPLnya,kulihat dari jauh ia menitikkan air mata sambil kegirangan, berteriak kecil,” Mama...aku diberi hadiah guruku sebuah novel”.(Sebuah novel pendidikan berjudul AYO SEKOLAH AYO SEKOLAH, Penerbit DIVAPRESS,Karangan Wiwid Prasetyo). Kutersenyum dan ingin menitikkan air mata, tanda ingin larut dalam kegembiraannya, kubertanya dengan segala penasaranku,”Kok bisa kak, gimana ceritanya.”
Kakak sambil melepas seragamnya mencoba untuk menjelaskan,”bahwa yang kemarin ma,kakak minta uang saku selama 1 minggu itu buat beli kado guru-guru PPL dan yang kemarin diantar mama ke toko accesories itu salah satunya untuk kadonya ma.”, sambil menambahi kata-kata dan berlari ke belakang,”lumayan ma, dibelain nggak jajan 1 minggu.” {sambil ketawa kecil}
Ku hanya memandangnya dan kusampaikan dalam hati “Putri kecilku yang sangat polos, sudah tumbuh dewasa dan apa yang dilakukannya telah memberi pelajaran berharga bagiku,dengan ketulusan hati tanpa meminta imbalan ternyata Engkau, Ya Rabb... Penciptanya tidak pernah menutup mata untuk membalas kebaikannya.
“Terima kasih Ya Allah SWT, telah Engkau beri pemikiran yang sangat berharga kepada putri kecilku, semoga ini menjadi pengalaman terbaiknya selama bersosialisasi dengan orang lain dan menjalani kehidupannya”.
“Kutitipkan kepadaMU putri kecilku, Tolong jaga hatinya dengan Segala Kebaikan Yang Engkau Miliki. Alhamdulillahirobbil alamiin. Segala Puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.


Catatan Kecil :
Cerita ini terinspirasi dari diriku sendiri, doa seorang ibu tanpa lelah untuk anak-anaknya agar mendapatkan perjalanan hidup yang terbaik dan menjadi manusia sesungguhnya. Untuk jagoanku, aku berharap menjauhkan kelelahanku, agar dia menjadi anak yang soleh dan berjuang untuk agamanya.
Dari cerita ini juga, aku tahu bahwa sayang itu dapat diucapkan oleh seorang anak yang polos karena kasih sayang kita yang ikhlas.

3. DUA SURAT YANG MELETUPKAN JANTUNG MAMA

Today I am proud you, my sun and my litle hero ....
Seperti mengalami letupan detakan jantung yang sangat keras saat menunggu hari ini,Sabtu tanggal 12 April 2014.
Kenapa begitu, karena hari ini adalah hari-H pengumuman lolos “DITERIMANYA” SD buat jagoan kecilku,terlalu berlebihan memang jika dilihat dan dirasakan, tapi itu memang yang terjadi pada saya saat ini. Sebagai seorang ibu yang mengharapkan anaknya masuk dalam sebuah sistem pendidikan dan lingkungan baik, yang nantinya akan menjadi langkah awal menuju kesuksesan masa depannya baik sukses menjemput impiannya, masa depannya dan sukses menjadi hamba Allah SWT seutuhnya dari agama yang diyakiniNYA.
Jam 10.00 siang menunjukkan waktu hari ini, surat pertama mama terima yang merupakan hasil observasi orang tua dan anak didik,tanpa sadar dan mungkin meninggalkan aturan/norma yang ada, kubuka surat yang ada sambil berjalan menuju parkiran, dan seperti merasakan dentuman,detakan jantung yang sangat keras sama seperti saat mama berlari melihat pengumuman kelulusan diterima di sebuah Perguruan Tinggi Negeri 20 tahun yang lalu.
“Pelan-pelan kubuka surat berharga ini dan “Alhamdulillah terucap syukur yang mendalam, karena apa yang kami inginkan dan terbaik untuk jagoanku terkabulkan olehMU,Ya Rabb dan ini merupakan limpahan rezeki di awal tahun 2014,DITERIMANYA Muhamad Gibran Maulana”.
Dan baru kali ini juga saya dikasih selamat oleh my husband, sambil memberikan tangannya untuk saya sambut dan saya letakkan di dahi saya sebagai bentuk terima kasih saya atas dukungannya selama ini. Tak hanya itu saja sebagai ungkapan kebahagiaan kami, kutuliskan dalam status BBM ku hari ini “Good job my son...*jempol”.Mungkin hal ini akan dilakukan juga oleh mama waktu saya lulus PTUN 20 th yang lalu jika era digital sudah masuk di era itu.
Tak selang beberapa jam, surat kedua juga kami terima dan siap dibuka, Surat Cinta dari jagoanku untuk mama, hasil dari kegiatan Outing Class di Kantor Pos beberapa minggu yang lalu dan sempat tertunda pengirimannya karena terkirim di alamat yang lama. Sama seperti sebelumnya letupan detakan jantung juga mama rasakan saat membuka surat ini, karena surat ini ditulis oleh jagoanku sesuai dengan perasaan, emosi dan pemikiran yang dia rasakan, dapat dikatakan surat ini adalah ungkapan sesungguhnya perasaannya.
Dan ternyata eng ....ing......eng (kata orang Jawa bilang)...
Surat Cinta ini terdiri dari 4 baris dan 4 kalimat :

Gibran sayang mama
Gibran cita-cita jadi polisi
Gibran sayang papa
Gibran sayang kakakak (mungkin yang dimaksud “Kakak”)

Senin,24 Maret 2014
Gibran

Alhamdulillah, ucapan syukur yang kami panjatkan,KARENA :
mas gibran sayang kepada kami semua,terima kasih mas gibran....we love you  too ....
mas gibran sudah punya cita-cita, hebat nak...gapai cita-citamu,gapai mimpimu dan gapai imajinasimu, we always support you my son....
Perasaan campur aduk seperti rujak manis dan bumbunya pas,...
Perasaan terharu,bahagia,bangga,senang dan puas sebagai seorang mama untuk jagoannya.
Semoga lelah ini selalu ada hasil yang terbaik, karena ku yakin melakukan yang terbaik dalam setiap pilihan, InsyaAllah dengan ridhoNYA akan mendapatkan hasil yang terbaik juga.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin.


Untuk apa, mengapa,dan siapakah Allah SWT.

4. Merenung Untuk Kebaikan Diri

Kutundukkan sejenak kepalaku ini pada paruh waktuku, sedetik, semenit, sejam bahkan sesuai perjalanan waktuku
Hanya untuk mengucap syukur kepadaMU, Ya Rabb Allah SWT, atas segala nikmat, petunjuk, lindungan, kasih sayangMU dan arti penciptakanku.

Akulah manusia yang diciptakan olehMU sebagai kalifah bumi yang diberikan kelebihan dari makhluk-makhluk lainnya.
Manusia yang diberi akal pikiran untuk memahami arti penciptaan dan arti kebaikan dirinya.
Sebagai manusia, kita hanyalah pengendara diatas punggung usianya.
Digulung detik demi detik,menit demi menit, hari demi hari, bulan dan tahun tanpa terasa nafas kita terus berjalan, setia menuntun kita.

Dalam setiap lelah, Engkau selalu memberikan sandaran.
Dalam setiap kelemahan, Engkau selalu memberikan kekuatan.
Dalam setiap kesulitan, Engkau selalu memberikan pengharapan.
Dalam setiap doa, Engkau selalu memberikan jawaban
Segalanya menjadi sangat mungkin, jika kita selalu bersamaMU.

Kita meminta, Engkau selalu memberi
Kita menangis, Engkau selalu mendengarkan
Kita berdosa, Engkau selalu memaafkan
Kita bertaubat, Engkau selalu menerima taubatnya
Kita mengetuk, Engkau selalu membuka rahmatMU
Kita mendatangi, Engkau selalu sambut dengan berlari
Kita bertanya, Engkau selalu beri penjelasan

Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan ?

Merenung akan kehidupan yang kita jalani terasa bermakna apabila kita mengerti akan arti merenung itu sendiri.
Kehidupan bagai sebuah tasbih, berawal dan berakhir pada titik-titik yang sama
Kehidupan akan sempurna jika telah melewati serangkaian untaian butiran suka, duka, derita, bahagia, gagal, sukses, pasang dan surut seperti tasbih yang melingkar.
Kehidupanpun demikian, kemanapun pergi dan berlari, akan tetap dalam lingkaran takdirNYA.
DariNYA kehidupan dimulai dan kepadaNYA kehidupan akan berakhir.
Jadilah Manusia seperti awal penciptaanmu,penuh dengan kebaikan diri di dalamnya.




5. Semakin tidak kumengerti tapi aku yakin akan janjiNYA

6 Oktober 2013
Semakin hari, semakin tidak kumengerti rasa dan raga ini untuk siapa ?
Semakin kumencoba, semakin hampa dijalaninya
Tapi pasti akan berujung,
Kapan itu tidak akan pernah tahu .....

Lelah memang, tapi aku berusaha untuk menatanya
Kepingan-kepingan kaca yang pecah, berusaha untuk kutata kembali, agar menjadi sebuah cermin
Cermin itulah yang kemudian menjadikanku seperti ini...
Cermin ini membuatku intropeksi...berubah...intropeksi dan berubah lagi
Lelah memang, tapi aku berharap .....
Semoga dalam perjalananku, ada cahaya yang menyinariku...
Cahaya tuk diriku sendiri dan orang-orang yang selalu kusayangi.

Itulah cinta, harapan dan semangatku,
Yang selalu kupertahankan agar aku bisa menjalaninya hingga hari ini dan aku yakin akan janjiNYA.


Catatan Kecil :
Puisi ini tercipta karena terinspirasi dari sebuah persahabatan. Perempuan-perempuan hebat yang tiap harinya dimulai dari pagi hingga malam, tidak pernah tuntas untuk sebuah cinta yaitu buah hatinya. Tanpa terdampingi belahan jiwa, namun tetap semangat menjalani hari-harinya. Sahabat-sahabatku terkasih, Keep Spirit ya !

7. Mendung Bergelora karena Cinta

Hujan rintik-rintik membuat suasana menjadi mendung
Apakah hati kita juga ikut mendung atau bahkan ceria menggelora
Nun jauh disana, ada seorang perempuan yang menampatkan hatinya untuk sebuah cinta ...
Cinta yang membuat perempuan ini harus berhadapan dengan hiruk pikuknya hati dan traffic light merah hijau kuning, yang melambangkan warna kehidupan ini.
Cinta memang luar biasa...
Membuat hati tidak pernah lelah dan berkeluh kesah
Dengan ditemani lagu Kiss The Rain milik Yiruma, perempuan ini menyatu dengan kehidupan dan cintanya .....
Wahai perempuan hebat, lakukan yang terbaik menurutmu
Jangan pernah lelah untuk satu tujuan, yaitu “Kemenangan karena ridho Illahi”
Bersatu dengan cintamu ....



Tulisan by Dian Kusuma Damayanti
Foto by Chrisanti.blogspot.com (Ordinary me : diary dan puisi)

No comments:

Post a Comment