Welcome in my mine

Welcome in my mine
Ingin menjadi Wanita paling Bahagia di Dunia dan Akherat karena Ridho Illahi

Friday, June 27, 2014

Manfaat dan Serunya Bersama Bunda Fita dan Keisya di acara Holiday Writing Class


            Holiday Writing Class (HWC) yang diadakan pada tanggal 25 Juni 2014 di Klinik Insan Medika tepatnya Jl. Badak Raya No. 5 Semarang, merupakan kegiatan yang sangat pas untuk mengisi liburan anak-anak. Pastinya SERU dan MANFAAT !!!
Holiday Writing Class dimulai pada pukul 08.00 WIB – 12.30 WIB bersama Bunda Fita dan Keisya.
Bunda Fita, dengan nama lengkap Fitria Chakrawati, adalah Penulis, Trainer, Pengajar ekskul menulis dan Penulis Blogger dengan tagline blognya “Menulis Dengan Hati”.Bunda Fita ini mulai menulis sejak berusia 6 tahun, sudah 40 buku dan puluhan cerita anak serta tulisan-tulisan di blog Bunda Fita yang tentunya sangat bermanfaat, seru, banyak petualangan dan bisa dikatakan salah satu penulis yang mewarnai dunia baca dan menulis di Indonesia. Tidak berhenti sampai disini, kesukaan terhadap dunia menulis ternyata ditularkan pada putri pertamanya Keisya yang mempunyai nama lengkap Keisya Naura Ayu Prasasya. Semangat seorang bunda untuk mengembangkan bakat minat ananda telah dilakukan, dari mengikuti Workshop Penulisan, Lomba Menulis sampai ikut serta berpartisipasi pada Konferensi Penulis Cilik Indonesia, sehingga kerja keras bunda Fita telah membuahkan hasil. Lahirlah salah satu generasi Penulis Cilik Indonesia melalui buku pertamanya Rumah Ajaib di usia Keisya 7 tahun.
            Pada acara HWC kali ini banyak sekali manfaat yang diperoleh, dari materi, pengalaman dan solusi dalam menulis tersampaikan secara menarik oleh Bunda Fita dan tentunya Keisya melalui pengalamannya selama ini, sehingga peserta yang berjumlah 11 anak merasa sangat menikmati semua agenda/session acara.
Boleh dong berbagi cerita apa sich serunya :) .....
Salah satu contohnya yaitu saat Bunda Fita memulai sapaannya kepada semua peserta HWC,pagi-pagi sudah diuji daya konsentrasi peserta dalam mendengarkan dan mengucapkan. Jadi begini, kalau bunda Fita bilang Hello dijawab peserta Hai,sebaliknya jika bilang Hai dijawab Hello, pasti sudah membayangkan khan permainan sapaan seperti apa yang terjadi di awal Holiday Writing Class ini....pastinya seru dan butuh konsentrasi tinggi, kalau nggak...bisa jadi kebalik-balik khan menjawabnya hehehehe...top banget ide Bunda Fita ya.

Bunda Fita memulai sapaannya
Holiday Writing Class terbagi menjadi beberapa session, yaitu :
  1. Session Daftar Ulang
  2. Session Pemberian Materi oleh Bunda Fita
  3. Session Games
  4. Session Berbincang dengan Keisya
  5. Session Club Menulis (original karya)
  6. Session Evaluasi / Solusi
  7. Session Makan Siang dan Penutup (Foto-foto narsis bersama Bunda Fita dan Keisya, Nodong Tanda Tangan (ceila...istilahnya) serta belanja buku karya Keisya).
Wah padat banget khan, bisa dibayangkan jika penyampaian materi tidak seru dan menarik, maka tak bisa dipungkiri....bosen dech pesertanya. Tapi jika dilihat secara kasat mata semua peserta sangat kooperatif dalam tiap sessionnya, mungkin karena mereka benar-benar suka dan bisa dibilang hobbinya.Walaupun memang untuk berpendapat atau memberikan idenya harus dipaksa satu-satu oleh Bunda Fita dan sepertinya benar jika ada slogan “malu-malu tapi mau”, karena pada saat harus dipaksa satu-satu berpendapat, kebanyakan semua peserta sangat bagus dalam menjawabnya, sesuai umur dan daya tangkap pemikirannya. J *Jempol dong buat para generasi penerus bangsa ini.
Hihihi...ternyata sudah banyak kalimat yang disampaikan untuk proloq awal ini, oke dech kalau gitu langsung aja yuk, kita intip setiap sessionnya...

Session Daftar Ulang
Semua peserta harus melakukan registrasi ulang dan setiap peserta menerima Name Tag.

Session Pemberian Materi
Pada session ini banyak tips yang disampaikan oleh Bunda Fita, dari bagaimana menemukan ide cerita, tema cerita yang menarik, apa sich unsur-unsur cerita, kemudian bagaimana membuat judul yang menarik sehingga membuat pembaca penasaran sampai pada bagaimana memulai menulisnya.hihihih..kayaknya perlu ikutan nimbrung juga untuk tips yang terakhir ini, karena pengalaman pribadi untuk memulai menulis itu memang susah padahal di satu sisi server otak ini sudah penuh dan ingin dikeluarkan.Makasih Bunda Fita untuk tipsnya kali ini.

Session Games
Pada session ini semua peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan memang namanya anak-anak, untuk membentuk kelompok selalu malu-malu yang ditunjukkan. Akhirnya Bunda Fita dengan tanggap mengontrol mekanisme operasionalnya, dengan anak-anak diminta berhitung urut tapi untuk anak ke-4 kembali menghitung dari awal, sehingga anak ke-1 s.d ke-3 menghitung urut 1,2,3 kmd anak ke-4 s.d ke-6 menghitung dari awal lagi urut 1,2,3 dan seterusnya, kemudian anak-anak yang tadi mendapat nomor urutan yang sama dikumpulkan. Jadi anak-anak yang mendapatkan nomor urut 1 dikelompokkan menjadi Kelompok 1 dan seterusnya, sehingga dalam satu kelompok ada yang berjumlah 3 anak dan ada yang 4 anak. Hmmm....nggak bisa dibayangkan sebelumnya,pastinya butuh daya konsentrasi anak-anak untuk mengingat nomor urut berapa ya . Setelah kelompok terbentuk,anak-anak diminta membuat suatu paragraf dengan kata-kata kunci berikut ini :
  1. Jembatan
  2. Angin
  3. Goyang
  4. Sunyi
Dan memang luar biasa anak-anak sekarang hehehe, banyak bermunculan ide-ide cerita dan beraneka ragam sudut pandang yang diambil anak-anak, dari tokoh, karakter dan setting tempat serta waktunya. Good job anak-anak  *jempol 3 dech...

Session Games

Session Berbincang dengan Keisya
Di session ini pengalaman, motivasi dan suka duka selama menulis banyak disampaikan oleh Keisya yang usianya dibilang masih belia yaitu menginjak kelas 4 namun sudah banyak berkarya. Suka duka dalam penerbitan buku yang disampaikan oleh Keisya InsyaAllah sangat menginspirasi dan membangkitkan semangat bagi semua peserta , karena tidak mudah dalam mencapai kesuksesan tapi diperlukan kerja keras dan doa, ditambahkan oleh Bunda Fita.Kemudian ada juga yang tidak kalah pentingnya, di session ini Keisya juga berbagi cerita tentang motivasi dalam menulis dan mengejar impiannya sebagai Penulis, mau tahu khan...ternyata mulia banget motivasi Keisya, “Keisya ingin agar tulisannya bisa bermanfaat bagi orang lain yang membacanya dan juga karena Keisya suka baca-baca buku sehingga terlintas ingin seperti mereka yang sukses,” kata Keisya dengan muka lucunya yang imut-imut.:) 
Dan ada satu lagi, “Jika bukunya best seller rasanya seneng banget...karena royaltinya banyak hehehe,” kata Keisya.
Berbincang bersama Keisya
Session Club Menulis
Pada session ini, semua peserta menulis sesuai idenya sendiri-sendiri dan diberi waktu selama 45 menit. Kemudian oleh Bunda Fita semua peserta akan maju satu-satu ke depan untuk diberi kesempatan membaca karyanya.

Session Menulis Karya Peserta
Session Pembacaan Karya Peserta
Session Evaluasi
Session evaluasi ini merupakan session yang banyak dinanti oleh para peserta, karena Bunda Fita akan memberikan tips-tips dari setiap karya yang dibuat agar cerita menjadi menarik dan pembaca selalu penasaran untuk membacanya.
Salah satu contoh tips yang diberikan kepada salah satu peserta yaitu “Jika tema cerita mirip-mirip dengan tema sebuah buku yang sudah ada, supaya tidak gampang ditebak oleh pembacanya, hilangkan salah satu tokoh, rubah settingnya dan tambahkan konfliknya.”kata Bunda Fita.
Dan “Jika ingin bercerita tentang kejadian lucu, isi cerita harus ditambahkan lagi dengan kejadian-kejadian yang lucu.”dikatakan oleh Bunda Fita.
Serta tips-tips menarik lainnya seperti jika tema cerita tentang persahabatan maka akan lebih menarik jika konflik-konflik cerita ditunjukkan di setiap alurnya.
Wah Seru dan Manfaat khan.......

Di akhir session, sebelum ditutup dengan makan siang dan session Narsis hehehe....
Bunda Fita memberikan sepatah dua kata di penghujung sua yaitu :
“Secara garis besar, anak-anak yang ikut di Holiday Writing Class hari ini sudah bagus-bagus, sesuai alur cerita, tinggal teknisnya dipelajari, banyak membaca dan banyak berlatih menulis.“kata Bunda Fita.
Dan untuk memberikan semangat bagi para peserta, dipilihlah 4 cerita yang menurut Bunda Fita terbaik dari yang baik.

4 Terbaik dari segi Tema/Ide Cerita

Tibalah saatnya makan siang dan berNasis ria bersama Bunda Fita dan Keisya, serta mom2 writer yang tidak mau kalah juga untuk berfoto ria. :)

Nodong Tanda Tangan Bunda Fita :)
Nodong Tanda Tangan adek Keisya
Foto bersama Mbak Fitria Chakrawati
                  
                          Foto bersama Mbak Dini "session foto reunian anggota IIDN Semarang" :)
                      Bunda Fita dan Keisya berfoto bersama dengan semua peserta





 
Itulah beberapa liputan cerita dan foto yang bisa saya bagikan disini, semoga bermanfaat tentunya. Di tulisan kali ini, saya lengkapi juga sebuah story dari salah satu peserta dan ingin mencoba menulisnya sebagai tahap belajar. Berikut story Holiday Writing Class by Annisa Jumhan


Coretan Pena by Dian Kusuma Jumhan
Foto by Dian Kusuma Jumhan, Annisa Jumhan dan Dini Rahmawati

1 comment: